Membaca detiknews pagi ini mendapatkan berita yang menarik tentang pemanasan global yang ternyata negara kita tercinta Indonesia menjadi negara nomor 10 yang memberikan kontribusi terhadap pemanasan global di dunia. Nomor 1 dipegang AS. “Kontribusi pemanasan global di Indonesia 5 persen dari total pemanasan global sedunia,” kata Meneg Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar dalam pertemuan nasional pengarusutamaan lingkungan hidup dalam perencanaan pembangunan nasonal di Hotel Menara Peninsula, Jl S Parman, Jakarta, Senin (23/3/2009). dan kontribusi pemanasan global Indonesia berasal dari efek rumah kaca dan emisi sampah.
Negara yang paling besar kontribusinya terhadap pemanasan global yakni Amerika Serikat. “Tingkat kontribusinya 27-30 persen,” jelasnya.
so mulai saat ini boleh kita lakukan tips2 sederhana ini (yang saya dapatkan dari green-week.blogspot.com) dimulai dari 3M kata aa’ gym… (mulai dari diri sendiri, mulai dari yang kecil dan mulai dari saat ini) yaitu:
Mungkin selama ini kita berpikir bahwa modernisasi dalam berbagai hal adalah salah satu penyumbang karbon terbesar di bumi kita. Dan ada juga yang berpikiran sebaliknya, bahwa tradisionalisasi atau hal-hal yang sifatnya tradisional adalah penyebab utama pemanasan global.
Akan tetapi jika kita berpikir lebih lanjut, dua hal tersebut sebenarnya mempunya sisi yang sama-sama positif dalam hal memerangi pemanasan global. Berikut ini tip-tip menarik dari kami yang dapat menjadi bahan pertimbangan anda dalam hal mengurangi penggunaan kertas, air, BBM, dan lain-lain dengan modernisasi dan tradisionalisasi.
Modernisasi:
* Edit tulisan anda di komputer, sebelum di cetak.
Satu hal yang sangat remeh tapi merupakan sesuatu yang tidak dapat dilakukan di era sebelum personal computer. Jaman dahulu, kita menggunakan mesin tik sebagai sarana untuk menulis sesuatu dengan formal dan rapi. Akan tetapi, apa yang terjadi jika kita membuat kesalahan? Kita pasti akan mengambil kertas itu, meremas-remasnya, dan membuang ke tempat sampah terdekat. Berapa banyak kertas yang kita sia-sia kan untuk membuat sebuah tulisan? Mungkin lebih banyak dari kertas yang terpakai dalam tulisan itu sendiri. Di jaman modern seperti sekarang ini, kita tidak perlu lagi untuk membuang banyak kertas dari pohon-pohon tak berdosa. Kita dapat mengedit tulisan dengan lebih seksama di komputer kita sebelum dicetak di printer. Dengan begitu kita bisa meminimalisasi penggunaan kertas dan mengurangi sampah.
* Simpan file-file anda di hard disk. Read the rest of this entry »

