Take Action Miracle Happen in Property

Mereview perjalanan 1 tahun ini… Akhirnya Selasa kemarin kita berhasil tandatangan perjanjian kredit untuk kepemilikan rumah toko di ketapang, setelah melalui proses yang cukup lama hampir 3bulan… mengapa bisa lama?

Pertama karena istri dari penjual sedang berada di luar negeri (Taiwan) padahal dalam akta jual beli penjualan sebuah property di hadapan notaris dengan persetujuan istri..

Kedua kita coba membuat surat persetujuan menjual dan kuasa mewakili tetapi karena disahkan oleh pengadilan di Taiwan maka itu dianggap tidak berlaku…(seharusnya disahkan oleh KBRI di Taiwan) padahal itu saja sudah mengeluarkan biaya belum apalagi ongkir dokumen dari Taiwan ke Indonesia yng mencapai 700rb rupiah…

Kita mencoba mengaplikasikan ilmu 100:30:10:1 di kabupaten ketapang, mencoba memasukan 1 aplikasi kreidit ke beberapa Bank di sini… sayangnya hanya ada 3 bank yang memberikan respond an setelah melaui proses satu bank berhasil cair dengan flapon sebesar 200jt..dan “+54 jt”

Kita berani menjatuhkan pilihan terhadap property ini karena setelah melaui proses 100:30:10:1 ini property dijual di bawah harga pasar…setelah dinilai dari tim apprisial bank…

Kita mendapatkan 2 buah rumah toko+ 1 buah kios di daerah ±4menit dari pusat kota ketapang…

Beberapa trik dan metode dari buku yang kit baca mengenai property seperti Property cash machine, depeloper modal dengkul, real estate riches karangan doof de ross, video seminar dari pak TDW, Purdie Chandra, miming pangarah, joe hartanto…ternyata memang aplikatif dan ternyata bias digunakan juga di daerah….

Walaupun memang ada beberapa penyesuaian karena situasi, kondisi, memang berbeda…misalnya

Klo di kota besar misalkan solo kita bias mengajukan di banyak bank mungkin bias mencapai 15 Bank karena selain di bank cabang kota solo kita juga bisa mengambil di bank cabang klaten atau daerah sekitarnya…dan bank yang samapun di solo bisa saling bersaing menurunkan kreditnya…

Klo di daerah jumlah bank relative sedikit di ketapang saja hanya ada belasan jumlahnya dan yang menurunkan program KPR hanya ada beberapa… kebanyakan masih blum ada program itu dan atau mereka menyampaikannya ke ibukota propinsi (Pontianak) jadi ini termasuk tantangannya….

Dalam negosiasi dengan penjual kita awalnya survey harga bangunan tersebut ke beberapa tukang bangunan untuk mengetahui harga replacement cost, dan mengetahui harga likuiditas melalui apprisial bank… dan ternyata harga dari penjual setelah kita nego dengan angka yang cukup jauh untuk kita naikan sehingga menjadi harga kesepakatan jual beli… selain itu karena kita juga menggunakan system survey di daerah sekitar maka kita berkesimpulan harga tersebut adalah harga yang ‘mantaf’…

Di awal tahun kita memang sudah merencanakan memiliki sebuah property…wlo waktunya meleset tetapi karena kita mendapatkan langsung 3 ( 2 ruko+1kios kcl utk handpone) maka kita anggap “tidak masalah”…

Memang belum bisa mendapatkan cash flow… tetapi property ini kita dapatkan modal dengkul alias tanpa modal sendiri Rp0,- alias “100% pembiayan Other People Money” harga 225 juta, pajak 12,5 juta, administrasi dll 35jt…

Pembiayaan bank 250 jt, pinjaman “rekan biz” 30 jt…

Dan banyak pengalaman “nyata” yang hanya bias kita dapatkan saat action….dan berbeda dr tutorial yang kita baca….

saat dimana kita belajar membuat laporan keuangan praktek bidan dr berbagai sumber diabntu om google, + akumulasi gaji saya dan istri sebagai abdi negara yang menghasilkan angka kemampuan kredit dan ternyata utk level tersebut ternyata sudah masuk walaupun di bank lain blum…dll

Thanx Allah… Take Action Miracle Happen…No Action Notting Happen…

 

 

Share on Facebook

Related Posts
  • No Related Post
This entry was posted in Bisnis dan Motivasi and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

:1: :2: :3: :4: :5: :6: :7: :8: :9: :10: :11: :12: :13: :14: :15: :16: :17: :18: :19: :20: :21: :22: :23: more »